Statistik Pelabuhan Perikanan 2024
Pelabuhan Perikanan merupakan tempat kapal perikanan bersandar, berlabuh, dan/atau bongkar muat ikan yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan pelayaran dan kegiatan penunjang perikanan. Pada tahun 2024, terdapat 524 Pelabuhan Perikanan yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Provinsi Aceh masih menjadi provinsi dengan jumlah pelabuhan perikanan terbanyak di Indonesia dengan persentase sebesar 18,32%. Berdasarkan kelasnya, pelabuhan perikanan Indonesia dibagi menjadi 6 kelas/kategori yaitu pelabuhan perikanan kelas A atau PPS (7 pelabuhan), pelabuhan perikanan Kelas B atau PPN (18 pelabuhan), pelabuhan perikanan Kelas C atau PPP (43 pelabuhan), pelabuhan perikanan Kelas D atau PPI (127 pelabuhan), Pelabuhan perikanan tanpa kelas atau PP (147 pelabuhan), dan gabungan Pelabuhan perikanan dengan status Calon Pelabuhan (CP), Non Pelabuhan Perikanan, dan Belum terkategori (182 pelabuhan). Dari 524 pelabuhan perikanan di Indonesia, 83,59% diantaranya memiliki Tempat Pelelangan Ikan (TPI), dan 16,41% Pelabuhan perikanan tidak memiliki TPI. Jumlah pelabuhan perikanan yang aktif pada tahun 2024 lebih sedikit jika dibanding tahun tahun sebelumnya, ini disebabkan beberapa Pelabuhan yang sudah tidak aktif di beberapa provinsi. Namun demikian, penurunan tersebut tidak berpengaruh terhadap produksi ikan hasil tangkapan pada tahun ini. Produksi ikan yang dijual melalui TPI pada tahun 2024 naik sebesar 14,19 persen dibanding tahun lalu dengan volume hasil tangkapan laut mencapai 1.475.437 ton.
Tanggal Rilis: 6 November 2025
Penerbit: BPS
ISSN/ISBN: 2714-8432
Ukuran File: 11.58 MB
