Buletin Statistik Perdagangan Luar Negeri Impor Oktober 2018
Pada Oktober 2018 nilai impor mencapai USD17.667,6 juta, naik 20,93 persen (USD3.057,5 juta) dibanding bulan sebelumnya. Demikian pula dengan volumenya mengalami peningkatan 23,81 persen menjadi 15.923,2 ribu ton. Nilai impor Oktober 2018 terdiri dari impor migas USD2.916,9 juta dan nonmigas USD14.750,7 juta. Dari keseluruhan nilai impor Januari-Oktober 2018, negara asal utama ditempati Tiongkok (14,81 persen), diikuti oleh Singapura (7,23 persen), dan Jepang (6,07 persen). Dilihat dari golongan penggunaan barang ekonomi, masih didominasi impor bahan baku/penolong sebesar USD117.490,4 juta (75,10 persen), diikuti barang modal USD24.674,0 juta (15,77 persen), dan barang konsumsi USD14.280,1 juta (9,13 persen). Menurut golongan barang SITC (Standard International Trade Classification) 1 dijit, kelompok barang utama impor adalah kelompok mesin dan alat angkutan dengan nilai USD49.624,9 juta (31,72 persen). Selama Januari-Oktober 2018 pelabuhan yang terdapat di Provinsi DKI Jakarta masih menjadi tempat bongkar barang impor utama di Indonesia dengan porsi sebesar 50,04 persen (USD69.443,9 juta).
Tanggal Rilis: 27 Desember 2018
Penerbit: BPS
ISSN/ISBN: 0126-3668
Ukuran File: 6.81 MB
