Buletin Statistik Perdagangan Luar Negeri Impor November 2018
Pada November 2018 nilai impor mencapai USD16.901,8 juta, turun 4,33 persen (USD765,8 juta) dibanding bulan sebelumnya. Demikian pula dengan volumenya mengalami penurunan 1,91 persen menjadi 15.618,8 ribu ton. Nilai impor November 2018 terdiri dari impor migas USD2.866,7 juta dan nonmigas USD14.035,1 juta.Dari keseluruhan nilai impor Januari-Oktober 2018, negara asal utama ditempati Tiongkok (23,69 persen), diikuti oleh Singapura (11,49 persen), dan Jepang (9,60 persen). Dilihat dari golongan penggunaan barang ekonomi, masih didominasi impor bahan baku/penolong sebesar USD130.360,9 juta (75,20 persen), diikuti barang modal USD27.271,0 juta (15,73 persen), dan barang konsumsi USD15.714,4 juta (9,07 persen). Menurut golongan barang SITC (Standard International Trade Classification) 1 dijit, kelompok barang utama impor adalah kelompok mesin dan alat angkutan dengan nilai USD54.811,5 juta (31,62 persen). Selama Januari-November 2018 pelabuhan yang terdapat di Provinsi DKI Jakarta masih menjadi tempat bongkar barang impor utama di Indonesia dengan porsi sebesar 49,80 persen (USD86.328,5 juta).
Tanggal Rilis: 6 Februari 2019
Penerbit: BPS
ISSN/ISBN: 0126-3668
Ukuran File: 7.9 MB
