Buletin Statistik Perdagangan Luar Negeri Impor Maret 2019
Pada Maret 2019 nilai impor mencapai USD13.451,1 juta, naik 10,02 persen (USD1.225,1 juta) dibanding bulan sebelumnya. Demikian pula dengan volumenya mengalami peningkatan 4,93 persen menjadi 13.121,5 ribu ton. Nilai impor Maret 2019 terdiri dari impor migas USD1.520,8 juta dan nonmigas USD11.930,3 juta.Dari keseluruhan nilai impor Januari-Maret 2019, negara asal utama ditempati Tiongkok USD10.507,2 juta (25,84 persen), diikuti oleh Jepang USD3.975,3 juta (9,77 persen), dan Singapura USD3.593,5 juta (8,84 persen). Dilihat dari golongan penggunaan barang ekonomi, masih didominasi impor bahan baku/penolong sebesar USD30.548,4 juta (75,12 persen), diikuti barang modal USD6.743,0 juta (16,58 persen), dan barang konsumsi USD3.377,1 juta (8,30 persen). Menurut golongan barang SITC (Standard International Trade Classification) 1 dijit, kelompok barang utama impor adalah kelompok mesin dan alat angkutan dengan nilai USD13.115,5 juta (32,25 persen). Selama Januari-Maret 2019 pelabuhan yang terdapat di Provinsi DKI Jakarta masih menjadi tempat bongkar barang impor utama di Indonesia dengan porsi sebesar 53,18 persen (USD21.628,4 juta).
Tanggal Rilis: 13 Juni 2019
Penerbit: BPS
ISSN/ISBN: 0126-3668
Ukuran File: 7.02 MB
