Buletin Statistik Perdagangan Luar Negeri Impor Juni 2019
Pada Juni 2019 nilai impor mencapai USD10.254,9 juta, turun 30,55 persen (USD4.511,2 juta) dibanding bulan sebelumnya. Demikian pula volumenya turun 21,30 persen menjadi 11.495,5 ribu ton. Nilai impor Juni 2019 terdiri dari impor migas USD1.713,1 juta dan nonmigas USD9.782,4 juta. Dari keseluruhan nilai impor Januari-Juni 2019, negara asal utama ditempati Tiongkok USD20.804,4 juta (25,32 persen), diikuti oleh Singapura USD8.018,8 juta (9,76 persen), dan Jepang USD7.663,4 juta (9,33 persen). Dilihat dari golongan penggunaan barang ekonomi, masih didominasi impor bahan baku/penolong sebesar USD61.586,1 juta (75,06 persen), diikuti barang modal USD14.027,0 juta (15,75 persen), dan barang konsumsi USD7.420,3 juta (9,03 persen). Menurut golongan barang SITC (Standard International Trade Classification) 1 dijit, kelompok barang utama impor adalah kelompok mesin dan alat angkutan dengan nilai USD26.050,0 juta (31,70 persen). Selama Januari-Juni 2019 pelabuhan yang terdapat di Provinsi DKI Jakarta masih menjadi tempat bongkar barang impor utama di Indonesia dengan porsi sebesar 51,79 persen (USD42.558,4 juta).
Tanggal Rilis: 5 September 2019
Penerbit: BPS
ISSN/ISBN: 0126-3668
Ukuran File: 13.57 MB
