Buletin Statistik Perdagangan Luar Negeri Impor Juli 2019

Buletin Statistik Perdagangan Luar Negeri Impor Juli 2019

Perdagangan Internasional dan Neraca Pembayaran

Pada Juli 2019 nilai impor mencapai USD15.518,5 juta, naik 35,00 persen (USD4.023,0 juta) dibanding bulan sebelumnya. Demikian pula volumenya naik 32,72 persen menjadi 13.609,9 ribu ton. Nilai impor Juli 2019 terdiri dari impor migas USD1.748,1 juta (11,26 persen) dan nonmigas USD13.770,4 juta (88,74 persen). Dari keseluruhan nilai impor Januari-Juli 2019, negara asal utama ditempati Tiongkok USD24.909,4 juta (25,50 persen), diikuti oleh Singapura USD9.596,2 juta (9,82 persen), dan Jepang USD9.110,6 juta (9,33 persen). Dilihat dari golongan penggunaan barang ekonomi, masih didominasi impor bahan baku/penolong sebesar USD72.858,9 juta (74,58 persen), diikuti barang modal USD15.943,5 juta (16,32 persen), dan barang konsumsi USD8.885,9 juta (9,10 persen). Menurut golongan barang SITC (Standard International Trade Classification) 1 dijit, kelompok barang utama impor adalah kelompok mesin dan alat angkutan dengan nilai USD31.336,4 juta (32,08 persen). Selama Januari-Juli 2019 pelabuhan yang terdapat di Provinsi DKI Jakarta masih menjadi tempat bongkar barang impor utama di Indonesia dengan porsi sebesar 52,02 persen (USD50.818,8 juta).

Tanggal Rilis: 7 Oktober 2019

Penerbit: BPS

ISSN/ISBN: 0126-3668

Ukuran File: 13.59 MB

Dukung UnduhData
QR Code Donasi Saweria

Bantu kami menyediakan data publik secara gratis dan berkualitas.