Buletin Statistik Perdagangan Luar Negeri Impor Juli 2018
Pada Juli 2018 nilai impor mencapai USD18.297,1 juta, naik 62,38 persen (USD7.029,2 juta) dibanding bulan sebelumnya. Demikian juga dengan volumenya mengalami peningkatan 51,13 persen menjadi 15.532,9 ribu ton. Nilai impor Juli 2018 terdiri dari impor migas USD2.660,0 juta dan nonmigas USD15.637,1 juta. Dari keseluruhan nilai impor Januari-Juli 2018, negara asal utama ditempati Tiongkok (23,26 persen), diikuti oleh Singapura (11,39 persen), dan Jepang (9,75 persen). Dilihat dari golongan penggunaan barang ekonomi, masih didominasi impor bahan baku/penolong sebesar USD80.544,6 juta (75,03 persen), diikuti barang modal USD16.908,0 juta (15,75 persen), dan barang konsumsi USD9.896,1 juta (9,22 persen). Menurut golongan barang SITC (Standard International Trade Classification) 1 dijit, kelompok barang utama impor adalah kelompok mesin dan alat angkutan dengan nilai USD34.069,5 juta (31,74 persen). Selama Januari-Juli 2018 pelabuhan yang terdapat di Provinsi DKI Jakarta masih menjadi tempat bongkar barang impor utama di Indonesia dengan porsi sebesar 50,30 persen (USD53.991,9 juta).
Tanggal Rilis: 4 Oktober 2018
Penerbit: BPS
ISSN/ISBN: 0126-3668
Ukuran File: 13.48 MB
