Buletin Statistik Perdagangan Luar Negeri Impor Desember 2018
Pada Desember 2018 nilai impor mencapai USD15.364,9 juta, turun 9,09 persen (USD1.536,9 juta) dibanding bulan sebelumnya. Demikian pula dengan volumenya mengalami penurunan 5,77 persen menjadi 14.716,9 ribu ton. Nilai impor Desember 2018 terdiri dari impor migas USD2.025,3 juta dan nonmigas USD13.339,6 juta. Dari keseluruhan nilai impor Januari-Desember 2018, negara asal utama ditempati Tiongkok USD45.537,8 juta (23,69 persen), diikuti oleh Singapura USD21.439,5 juta (11,36 persen), dan Jepang USD17.976,7 juta (9,52 persen). Dilihat dari golongan penggunaan barang ekonomi, masih didominasi impor bahan baku/penolong sebesar USD141.581,1 juta (75,03 persen), diikuti barang modal USD29.948,6 juta (15,87 persen), dan barang konsumsi USD17.181,5 juta (9,10 persen). Menurut golongan barang SITC (Standard International Trade Classification) 1 dijit, kelompok barang utama impor adalah kelompok mesin dan alat angkutan dengan nilai USD59.886,9 juta (31,74 persen). Selama Januari-Desember 2018 pelabuhan yang terdapat di Provinsi DKI Jakarta masih menjadi tempat bongkar barang impor utama di Indonesia dengan porsi sebesar 49,77 persen (USD93.926,0 juta).
Tanggal Rilis: 7 Maret 2019
Penerbit: BPS
ISSN/ISBN: 0126-3668
Ukuran File: 7.92 MB
